Probolinggo – Acara serah terima
jabatan Wali Kota Probolinggo berlangsung dengan khidmat pada Senin (3/3/2025)
di Gedung Paseban Sena, Jalan Suroyo, Kota Probolinggo. Dalam acara ini,
Penjabat (Pj) Wali Kota sebelumnya, M. Taufik, secara resmi menyerahkan
kepemimpinan kepada Wali Kota terpilih, dr. Aminuddin, yang akan memimpin Kota
Probolinggo untuk periode mendatang.
Serah terima jabatan ini dihadiri oleh
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, Ketua DPRD Kota Probolinggo Dwi
Laksmi Syntha Kusumawardhani, S.E., jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD),
serta berbagai tokoh masyarakat dan undangan lainnya.
Dalam sambutannya, pada pidato perdananya
sebagai Wali Kota, dr. Aminuddin menegaskan komitmennya untuk melanjutkan
program pembangunan yang telah berjalan serta meningkatkan kesejahteraan
masyarakat. Ia juga mengumumkan rencananya untuk berkantor di kelurahan selama
100 hari pertama guna memahami langsung kebutuhan warga. Ia menyoroti
pentingnya meningkatkan pelayanan publik dengan memastikan akses kesehatan yang
lebih baik, peningkatan kualitas pendidikan, serta pengembangan infrastruktur
yang merata di seluruh wilayah Kota Probolinggo.
Dr. Aminuddin juga berkomitmen untuk
membangun sistem pemerintahan yang transparan dan berbasis partisipasi
masyarakat. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk aktif dalam memberikan
masukan demi pembangunan Kota Probolinggo yang lebih baik. Selain itu, ia
menegaskan komitmennya untuk mendukung pertumbuhan ekonomi lokal dengan
mendorong sektor UMKM serta mempercepat digitalisasi dalam layanan
pemerintahan.
Sementara itu, Gubernur Khofifah
menyampaikan apresiasi atas kinerja Pj Wali Kota M. Taufik selama masa
transisinya. Ia menegaskan pentingnya kesinambungan pemerintahan guna menjaga
stabilitas dan kemajuan Kota Probolinggo. Selain itu, beliau juga mengingatkan
agar Wali Kota yang baru dapat berinovasi dan bekerja sama dengan berbagai
pihak untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Gubernur Khofifah juga menekankan beberapa
poin utama dalam sambutannya. Pertama, ia mengajak seluruh elemen pemerintahan
untuk memastikan pembangunan yang berkelanjutan, khususnya dalam bidang
infrastruktur, pendidikan, dan pelayanan kesehatan. Kedua, ia menyoroti
pentingnya percepatan investasi daerah dengan menciptakan iklim usaha yang
kondusif bagi pelaku usaha lokal maupun nasional. Ketiga, beliau mendorong
sinergi antara pemerintah daerah dengan masyarakat dalam menciptakan kota yang
aman, nyaman, dan sejahtera.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk
bersatu dalam mendukung kepemimpinan baru, tanpa memandang latar belakang
politik. Gubernur menegaskan bahwa pemerintahan daerah harus bersifat inklusif
dan mengutamakan kepentingan bersama demi kemajuan Kota Probolinggo. Dalam
penutup sambutannya, ia berharap agar dr. Aminuddin dapat menjalankan tugasnya
dengan amanah serta membawa perubahan positif bagi masyarakat.
Ketua DPRD Kota Probolinggo, Dwi Laksmi
Syntha Kusumawardhani, dalam sambutannya menekankan bahwa Wali Kota bukan hanya
milik kelompok tertentu, melainkan milik seluruh masyarakat Kota Probolinggo.
Ia juga mengajak semua pihak untuk bersatu dan bekerja sama dalam membangun
kota setelah dinamika politik yang terjadi selama pemilihan.
Acara serah terima jabatan ini berlangsung
dalam suasana hangat dan penuh harapan. Beberapa tokoh penting, termasuk
Nurcholis dan Habib Hadi, turut hadir, mencerminkan dukungan luas bagi
kepemimpinan baru. Momen haru terjadi ketika dr. Aminuddin mencium kening
ibundanya sebagai ungkapan rasa hormat dan terima kasih atas doa serta
dukungannya.
Dengan kepemimpinan baru ini, masyarakat Kota Probolinggo menaruh harapan besar pada berbagai kebijakan dan program yang akan dijalankan untuk mewujudkan kota yang lebih maju dan sejahtera.(adip)
